Lompat ke isi utama

Berita

Gandeng PGRI, Bawaslu Karangasem Tekankan Netralitas Guru dan Ajak Pemilih Pemula Jadi Pengawas Partisipatif

asdddddddd

 

​Amlapura, Bawaslu Karangasem – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karangasem resmi menjalin kerja sama strategis dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karangasem. Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Karangasem, I Nengah Putu Suardika.

​Kerja sama ini dirancang sebagai pintu masuk bagi Bawaslu untuk memperkuat pengawasan pemilu di lingkungan pendidikan, dengan dua sasaran utama: tenaga pendidik dan siswa sebagai pemilih pemula.

​Ketua Bawaslu Kabupaten Karangasem, I Nengah Putu Suardika, menjelaskan bahwa MoU ini bertujuan agar Bawaslu dapat dilibatkan secara aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh PGRI maupun sekolah.

​"Tujuan kami menggandeng PGRI sangat strategis. Pertama, kami ingin terus menyosialisasikan pentingnya menjaga netralitas ASN kepada Bapak/Ibu guru agar tidak terlibat politik praktis," ujar Suardika.

​Selain fokus pada guru, Suardika menekankan poin penting terkait akses sosialisasi kepada siswa. Ia berharap melalui kerja sama ini, Bawaslu dapat memberikan edukasi politik kepada para pemilih pemula di sekolah-sekolah.

​"Target kami untuk adik-adik siswa bukan sekadar tahu pemilu. Kami ingin mendorong mereka untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya, serta mengajak mereka ikut serta menjadi pengawas partisipatif," tegas Suardika.

​Ia menambahkan, peran pengawas partisipatif dari kalangan pelajar sangat penting untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat. "Jadi mereka tidak hanya sekadar mencoblos, tapi juga punya kesadaran untuk ikut serta memantau agar pemilu berjalan jujur dan adil," tutupnya.