Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Karangasem Bangun Kesadaran Politik Pedagang Sate di Desa Tumbu

Diana Devi dan tim saat berdiskusi dengan dagang sate di Desa Tumbu

Amlapura - Bawaslu Kabupaten Karangasem melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi dan diskusi bersama pedagang sate di Jalan Karangasem–Seraya, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Bali, sebagai upaya meningkatkan kesadaran politik masyarakat serta memperkuat pengawasan partisipatif dalam menjaga demokrasi yang jujur dan adil.

Kegiatan pada Jumat (29/5) melibatkan pedagang sate Made Gari dan Ni Wayan Reni yang sehari-hari berjualan di wilayah Desa Tumbu. Dalam kegiatan itu, Bawaslu memberikan edukasi terkait pentingnya menjadi pemilih cerdas, menjaga persatuan, serta bijak dalam menggunakan media sosial di tengah maraknya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

Anggota Bawaslu Kabupaten Karangasem, Diana Devi, menyampaikan bahwa pedagang memiliki posisi strategis dalam menjaga kondusivitas masyarakat karena berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari.

“Pedagang sate memiliki peran penting dalam membangun kesadaran demokrasi di tengah masyarakat. Selain sebagai pemilih, pedagang juga dapat menjadi bagian dari pengawasan partisipatif dengan ikut mengawasi adanya dugaan pelanggaran pemilu seperti politik uang, penyebaran hoaks, maupun intimidasi politik,” ujar Diana Devi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan informasi provokatif, ujaran kebencian, maupun hoaks yang dapat memecah persatuan. Menjaga etika komunikasi di ruang digital merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Karangasem berharap masyarakat, khususnya kelompok pedagang, semakin aktif menjaga persatuan, meningkatkan literasi demokrasi, serta ikut berperan dalam menciptakan Pemilu dan Pemilihan yang aman, damai, dan berintegritas.