Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Karangasem Ingatkan Pejabat Negara yang Ikut Kampanye agar Kantongi Ijin

Pengawasan langsung oleh I Gede Ari Ardana Putra (Anggota Bawaslu Karangasem) dalam kampanye di Desa Subagan

Amlapura, Bawaslu Karangasem – seiring dengan dimulainya kampanye setelah hari raya Galungan, jajaran Bawaslu Karangasem hingga ke tingkat kecamatan menaruh atensi lebih dalam hal pengawasan. Hal ini bertujuan agar potensi pelanggaran dapat diminimalisir melalui upaya pencegahan.

Bawaslu Karangasem terus mensosialisasikan peraturan-peraturan dalam kampanye yang tidak boleh dilanggar para peserta pemilihan dalam rangka mendulang suaranya. Misalnya saja melalui kampanye yang dilakukan oleh pasangan calon   Gus Par – Guru Pandu (GP), Bawaslu memberikan pencegahan langsung terkait aturan pejabat negara yang ikut kampanye.

“jika seandainya ada pejabat negara yang ikut kampanye agar mengantongi ijin kampanye dari pejabat di atasnya nggih”, imbau Anggota Bawaslu Karangasem, I Gede Ari Ardana Putra pada tim pemenangan GP dalam pengawasan langsungnya di Desa Subagan pada Jumat (27/9). Hal ini atas dasar Pasal 70 angka (2) dalam Undang – Undang Nomor 10 tahun 2016.

“Disitu kan tertera, pejabat negara boleh ikut kampanye asal dapat ijin dulu dari pejabat di atasnya”, ulang Ari Ardana kembali pada tim Humas Bawaslu.

Menurut keterangan Kordiv SDM dan Organisasi itu juga menyebutkan bahwa terkait aturan-aturan dalam kampanye sudah secara berkala disosialisasikan melalui berbagai kanal sosial media milik Bawaslu Karangasem.

“Sepanjang kampanye, kita tidak hanya melakukan pencegahan ke paslon. Tapi juga edukasi ke masyarakat. Jadi bisa juga masyarakat menilai bagaimana semestinya kampanye dilakukan”, imbuh Ari Ardana.

Khusus mengenai pejabat negara yang ikut kampanye, Bawaslu Karangasem berharap seluruhnya mempedomani aturan yang ada, termasuk kampanye tidak menggunakan fasilitas negara.

Selain pencegahan oleh jajaran Bawaslu Karangasem, disebutkan juga bahwa jajaran Panwascam senantiasa diingatkan untuk memberikan pencegahan sebelum kampanye dimulai. “Kita juga sudah intruksikan teman-teman Panwascam untuk mengedepankan pencegahan tiap kali kampanye mau dimulai”, tutup Ari Ardana.