Bawaslu Karangasem Perkuat Pengawasan Data Pemilih Melalui Uji Petik di Desa Tumbu
|
Amlapura - Dalam rangka memastikan keakuratan data pemilih, Bawaslu Karangasem melalui Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H), Azwardi Natta melaksanakan uji petik pengawasan data pemilih terhadap penduduk yang masuk kategori pemilih pemula, meninggal dunia, dan pindah domisili di wilayah Desa Tumbu pada Senin (18/5).
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Sekretaris Desa Tumbu, Ni Putu Eka Ulandari guna memperoleh informasi awal terkait data penduduk yang menjadi sasaran pengawasan. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bentuk sinergi antara Bawaslu dengan pemerintah desa dalam menjaga validitas data pemilih.
Dalam kesempatan tersebut, Ni Putu Eka Ulandari menyampaikan bahwa pihak desa akan menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan jajaran terkait terhadap data yang menjadi perhatian dalam pengawasan.
“Kami akan berkoordinasi kembali dengan jajaran di desa terkait data-data tersebut agar nantinya dapat dipastikan sesuai dengan kondisi riil masyarakat di lapangan,” ujarnya.
Setelah melaksanakan koordinasi, tim Bawaslu Karangasem turun langsung ke lapangan tepatnya di wilayah Ujung Pesisi dengan didampingi Kasi Pemerintahan Desa Tumbu, Yatimin. Dalam kegiatan tersebut, Kordiv P2H bersama tim mendatangi rumah-rumah penduduk untuk memastikan secara langsung status warga yang masuk dalam data pengawasan.
Azwardi Natta menyampaikan bahwa uji petik dilakukan sebagai langkah pengawasan melekat untuk memastikan data pemilih benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.
“Melalui uji petik ini, kami ingin memastikan bahwa data pemilih yang nantinya digunakan benar-benar akurat, baik terkait pemilih pemula, warga yang telah meninggal dunia, maupun masyarakat yang sudah pindah domisili. Pengawasan langsung ke lapangan menjadi penting agar hak pilih masyarakat tetap terjamin dan tidak terjadi data yang tidak sesuai,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan data pemilih merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan mencegah potensi permasalahan pada tahapan pemutakhiran data pemilih di kemudian hari.