Lompat ke isi utama

Berita

Gelar Konsolidasi Demokrasi Bersama Masyarakat, Bawaslu Karangasem Sisir Isu Data Pemilih Pemula dan Perekaman KTP-el

ssadasxczc

Amlapura - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karangasem terus bergerak aktif memastikan akurasi data pemilih melalui pendekatan langsung ke tengah masyarakat. Bawaslu Karangasem menggelar konsolidasi demokrasi dengan menyambangi warga guna menyerap aspirasi sekaligus mengawal isu krusial terkait hak pilih bagi kelompok pemilih pemula dalam sistem data pemilih berkelanjutan, Senin (18/5).

Kegiatan konsolidasi ini dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Karangasem, Azwardi Natta, selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas. Dalam kesempatan tersebut, Azwardi melakukan dialog hangat dengan salah satu orang tua pemilih pemula, Bapak Zulkifli, guna memetakan persoalan administrasi kependudukan di tingkat masyarakat.

Dalam dialog harian tersebut, ditemukan isu penting di mana anak dari Bapak Zulkifli telah genap berusia 17 tahun dan berstatus sebagai pemilih pemula, namun hingga kini belum melakukan perekaman KTP-elektronik (KTP-el) akibat terkendala kesibukan jadwal di sekolah.

Menanggapi persoalan itu, Azwardi Natta menjelaskan bahwa dalam mekanisme Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Bawaslu menaruh perhatian tinggi terhadap validitas elemen data pemilih pemula. Azwardi menegaskan bahwa meski secara usia hak pilih mereka sudah sah, namun kepemilikan dokumen identitas fisik berupa KTP-el wajib dipenuhi agar hak pilihnya tidak terkendala di kemudian hari.

"Secara umur mereka sudah mutlak menjadi pemilih, namun kepemilikan KTP-el adalah syarat utama yang tidak boleh diabaikan. Konsolidasi bersama masyarakat ini kami lakukan untuk menyamakan pemahaman bahwa data pemilih berkelanjutan ini terus diperbarui, dan tertib administrasi di tingkat keluarga sangat memengaruhi akurasi data tersebut," ujar Azwardi.

Merespons keluhan mengenai keterbatasan waktu para pelajar untuk mengurus administrasi kependudukan ke kantor kecamatan, Azwardi menegaskan bahwa Bawaslu akan menjadikan aspirasi masyarakat ini sebagai dasar koordinasi formal lintas instansi.

"Bawaslu akan mendorong KPU dan Disdukcapil Karangasem untuk memperkuat jangkauan layanan dengan melakukan perekaman keliling langsung ke sekolah-sekolah menengah. Ini langkah solutif agar hak pilih anak-anak pemula kita aman tanpa mengganggu proses belajar mereka," jelasnya.

Di sisi lain, Bapak Zulkifli selaku perwakilan orang tua mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh Bawaslu Karangasem. Dirinya mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya mengawal data pemilih sejak dini dan berkomitmen untuk mendorong anaknya agar proaktif melengkapi dokumen kependudukan.

Melalui kegiatan konsolidasi langsung ke masyarakat ini, Bawaslu Karangasem berharap dapat meningkatkan kesadaran politik warga, sekaligus memastikan proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan berjalan maksimal, transparan, dan inklusif bagi seluruh elemen masyarakat.