Jelang Punghit, Bawaslu Rancang Strategi Antisipasi 351 TPS Rawan di Kabupaten Karangasem
|
Rendang, Bawaslu Karangasem – Menghitung hari pemungutan suara, Bawaslu Kabupaten Karangasem menyelaraskan strategi pengawasan yang akan digunakan bersama seluruh jajarannya.
Berangkat dari hal tersebut maka Kordiv P2H Bawaslu Karangasem, Azwardi Natta mengumpulkan seluruh jajarannya di Tapa Agung View, Rendang pada Kamis (21/11). “Kali ini kita ajak dulu Panwascam untuk menyatukan pemikiran dan perspektif pengawasan menuju punghit. Nanti baru diketoktularkan ke PKD dan PTPS”, jelas Azwar.
Selain membedah potensi permasalahan, selanjutnya Bawaslu Karangasem membuahkan strategi pengawasan sebagai upaya mitigasi terhadap potensi pelanggaran dalam pungut hitung.
“Kita sudah petakan TPS rawan. Di Karangasem ada 351 TPS yang rawan. Dan udah kita rumuskan upaya pencegahan potensi pelanggarannya”, jelas pria asal Sidemen itu lagi.
Menurut Azwar, terdapat 8 (delapan) variabel yang menjadi acuan pemetaan potensi TPS rawan dalam tahapan pungut hitung tersebut. “Variabelnya ada delapan. Tapi diturunkan ke 26 indikator. Itu bisa diakses kok pers rilisnya di website kami”, sambungnya lagi.
Pada acara yang dikemas dalam bentuk diskusi itu, Bawaslu Karangasem tak hanya membekali pemahaman kepada Panwascam namun juga membekali dengan alat kerja. “Biar mudah nanti teman-teman melakukan check and balance, kita bekali dengan alat kerja”, jelas Azwar kembali.
Bawaslu melalui Kordiv P2H menekankan agar saat pemungutan suara nantinya jajarannya dapat bertugas dengan maksimal dengan memperhatikan sejumlah norma yang diamini undang-undang. “Kita harus tunjukkan yang terbaik lah “ tekan Azwar kembali. (*ED)