Masa Depan di Tangan Pemuda, Ketua Bawaslu Karangasem: Bijak Bersosmed adalah Kunci Demokrasi
|
Karangasem – Ketua Bawaslu Kabupaten Karangasem, I Nengah Putu Suardika, melakukan kunjungan kerja ke Radio Swara Widya Besakih (SWB) dalam rangka kolaborasi penyiaran bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, Kamis (5/3). Kolaborasi ini merupakan bentuk implementasi nyata dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah terjalin antara Bawaslu Provinsi Bali dan KPID Bali.
Dalam sesi bincang-bincang tersebut, I Nengah Putu Suardika memberikan penekanan khusus pada dominasi pemilih muda yang akan menjadi penentu arah bangsa ke depan. Menurutnya, kelompok Gen Z dan Milenial saat ini memegang porsi terbesar dalam daftar pemilih, sehingga suara mereka sangat krusial.
"Masa depan bangsa ini secara harfiah ada di tangan generasi muda. Karena porsi pemilih kita didominasi oleh anak muda, maka kecerdasan dalam berpolitik dan bermedia sosial menjadi kunci utama kesuksesan demokrasi kita," ujar Suardika di studio Radio SWIB.
Suardika juga mengingatkan para pendengar mengenai tantangan besar yang muncul di era digital, terutama terkait penyebaran hoaks (berita bohong) dan kampanye hitam (black campaign) yang sering berseliweran di media sosial. Ia mengajak para pemilih muda untuk tidak mudah terprovokasi dan lebih teliti dalam menyerap informasi.
"Kami mengimbau generasi muda untuk lebih bijak dan cerdas. Jangan sampai media sosial justru menjadi wadah penyebaran perpecahan. Cek faktanya sebelum membagikan informasi, dan pastikan kita menjadi bagian dari pemilih yang cerdas," tegasnya.
Selain membahas peran pemilih muda, kegiatan kolaborasi ini juga menyentuh aspek kerukunan antarumat beragama di Karangasem, mengingat jadwal Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H yang jatuh berdekatan pada pertengahan Maret ini. Diskusi ini memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai aturan pelaksanaan takbiran pasca-Nyepi agar tetap menjaga kekhusyukan dan toleransi di wilayah Bali.
Melalui sosialisasi lewat radio ini, Bawaslu Karangasem berharap pesan pengawasan partisipatif dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok, guna menciptakan suasana politik dan sosial yang kondusif di Karangasem.