Mengawali Rangkaian HUT Kota Amlapura ke-386, Ari Ardana Dukung Penguatan Kebersamaan Masyarakat
|
Amlapura – Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat (SDMO) Bawaslu Kabupaten Karangasem, I Gede Ari Ardana menghadiri acara pembukaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Amlapura ke-386 yang berlangsung pada Jumat (19/6).
Kegiatan pembukaan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem tersebut menjadi awal rangkaian peringatan hari jadi Kota Amlapura. Acara dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Karangasem. Kehadiran Bawaslu Kabupaten Karangasem dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap peringatan hari jadi Kota Amlapura sekaligus memperkuat sinergi kelembagaan dengan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Karangasem.
Di sela kegiatan, Ari Ardana menyampaikan bahwa momentum HUT Kota Amlapura tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga refleksi atas perjalanan pembangunan daerah dan penguatan partisipasi masyarakat.
"Peringatan HUT Kota Amlapura ke-386 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Karangasem. Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu turut mendukung terciptanya masyarakat yang partisipatif, berintegritas, dan memiliki kesadaran demokrasi yang kuat," ujarnya.
Tidak hanya menghadiri undangan, Anggota Bawaslu Kabupaten Karangasem, I Kadek Ari Ardana Putra, juga melakukan diskusi hangat dengan Anggota KPU Kabupaten Karangasem sekaligus Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, I Kadek Sukara.
Dialog dua arah yang berjalan secara informal namun mendalam tersebut secara khusus mengangkat isu-isu strategis seputar tingkat partisipasi pemilih, pentingnya program pendidikan pemilih, serta taktik meminimalisir sikap apatis di kalangan generasi muda Karangasem.
Anggota Bawaslu Karangasem, Ari Ardana Putra, mengungkapkan bahwa kerumunan ribuan anak muda dan pelajar yang hadir menyaksikan festival kebudayaan tersebut merupakan potret nyata dari kelompok pemilih pemula yang wajib disentuh literasi politiknya. Menurutnya, antusiasme kepemudaan ini harus ditransformasikan ke dalam kepedulian terhadap masa depan demokrasi daerah.
"Pemilih pemula adalah aset sekaligus segmen yang sangat rentan karena keterbatasan pengalaman politik mereka. Mereka kerap menjadi sasaran empuk penyebaran hoaks di media sosial hingga praktik politik uang. Karena itu, kami menawarkan kolaborasi strategis kepada KPU untuk melakukan gerakan edukasi bersama ke sekolah-sekolah," ujar Ari Ardana Putra.
Bak gayung bersambut, Ketua Divisi Sosialisasi KPU Karangasem, I Kadek Sukara, menyambut positif gagasan tersebut. Ia mengakui bahwa mendongkrak kuantitas dan kualitas partisipasi pemilih muda memerlukan pendekatan yang kreatif dan tidak kaku.
"Kami di KPU sangat mengapresiasi dan sepakat dengan formula sinergi dari Bawaslu. Pendidikan pemilih memang tidak boleh hanya sebatas teknis mencoblos, tetapi harus menyentuh aspek nilai. KPU akan masuk dari sisi pentingnya menggunakan hak pilih untuk masa depan daerah, sementara Bawaslu membekali mereka dari sisi pengawasan partisipatif agar berani menolak politik transaksional," jelas Kadek Sukara.