Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pendidikan Politik Pemilih Pemula, Bawaslu Karangasem Jajaki MoU dengan SMK TI Bali Global

fddfdfdf

Amlapura – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karangasem mengambil langkah strategis dalam mengawal demokrasi di tingkat pemilih pemula. Bawaslu Karangasem menyambangi SMK TI Bali Global Karangasem untuk berkoordinasi terkait rencana kerjasama kelembagaan, Sabtu (24/1)].

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Karangasem, I Nengah Putu Suardika. Turut hadir mendampingi, Anggota Bawaslu Kabupaten Karangasem, Diana Devi dan I Kadek Arianta Putra, beserta jajaran staf sekretariat.

Kehadiran Bawaslu disambut hangat oleh pihak sekolah yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) SMK TI Bali Global Karangasem, I Made Agus Widayana.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Bawaslu Karangasem, I Nengah Putu Suardika, memaparkan bahwa kunjungan ini memiliki agenda ganda. Selain sebagai ajang silaturahmi, tujuan utamanya adalah untuk menginisiasi kerjasama formal melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

"Maksud dan tujuan kami hadir hari ini adalah untuk berkoordinasi mengenai sosialisasi dini kepemiluan dan pendidikan politik. Lebih jauh lagi, kami ingin menuangkan kerjasama ini dalam bentuk MoU agar pelibatan sekolah dan siswa dalam kegiatan kepemiluan memiliki landasan yang kuat," tegas Suardika.

Suardika menambahkan bahwa pelibatan siswa SMK sangat krusial mengingat posisi mereka sebagai pemilih pemula yang rentan namun memiliki potensi besar sebagai pengawas partisipatif.


"Kami berharap ke depannya ada pelibatan siswa jika ada kegiatan-kegiatan Bawaslu. Partisipasi aktif dari generasi muda sangat krusial untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat di Karangasem," tambahnya.


Menambahkan apa yang disampaikan Ketua, Anggota Bawaslu Kabupaten Karangasem, I Kadek Arianta Putra, menekankan teknis pelaksanaan kegiatan agar tidak berbenturan dengan aktivitas akademik siswa.

"Kami sangat memperhatikan efektivitas belajar siswa. Prinsipnya, kegiatan sosialisasi ini jangan sampai mengganggu jam sekolah murid. Kapanpun pihak sekolah siap, silakan hubungi kami, Bawaslu siap hadir menyesuaikan waktu dari sekolah," tegas Kadek Arianta.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Karangasem, Diana Devi, menyampaikan bahwa materi sosialisasi nantinya tidak hanya soal pengawasan teknis, tetapi juga literasi hukum.

"Kami juga berencana mensosialisasikan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Bawaslu Karangasem. Ini penting agar para siswa dan tenaga pendidik mengetahui kanal resmi untuk mengakses produk hukum dan regulasi kepemiluan dengan mudah," imbuh Diana Devi.

Merespons hal tersebut, pihak SMK TI Bali Global Karangasem menyatakan dukungan penuhnya. Wakasek Humas, I Made Agus Widayana, menyambut baik tawaran kerjasama dan rencana penandatanganan MoU tersebut.

"Kami menyambut sangat baik inisiatif Bawaslu. Sekolah tentu siap bersinergi, apalagi jika diperkuat dengan MoU. Ini akan menjadi wadah yang positif bagi siswa kami untuk belajar politik secara langsung dan terlibat aktif jika ada kegiatan kepemiluan," ujar I Made Agus Widayana.

Koordinasi ini diharapkan segera berlanjut pada tahap penandatanganan kesepakatan, sehingga program edukasi politik bagi pelajar di Karangasem dapat segera direalisasikan secara masif dan terstruktur.