Sinergi Bawaslu Karangasem dan DPK Peradah: Tanam Pohon Upakara Sekaligus Ajak Yowana Awasi Pemilu
|
Karangasem – Dalam upaya melestarikan lingkungan sekaligus meningkatkan partisipasi pemuda dalam pengawasan pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karangasem menghadiri undangan sinergi dari Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Karangasem.
Kegiatan kolaboratif yang mengusung tema penanaman pohon upakara ini dilaksanakan di area Pura Dalem Desa Adat Linggawana, Desa Kerta Mandala, Kecamatan Abang, Minggu (27/5).
Kehadiran pimpinan Bawaslu Karangasem disambut hangat oleh Ketua DPK Peradah Karangasem, I Wayan Pasek Budiasa, bersama Kelian Desa Adat Linggawana, I Nyoman Anta.
Ketua DPK Peradah Karangasem, I Wayan Pasek Budiasa, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi spiritual, pelestarian alam, sekaligus sosial-politik bagi para pemuda (yowana).
"Kegiatan penanaman pohon upakara ini merupakan implementasi konsep Tri Hita Karana, khususnya aspek Palemahan, sebagai upaya pelestarian lingkungan serta menjaga keberlanjutan sumber daya upakara kita. Selain itu, kegiatan ini kami rangkaikan dengan pembinaan yowana guna menumbuhkan kesadaran generasi muda Hindu dalam menjaga adat, budaya, lingkungan, serta meningkatkan partisipasi sosial di masyarakat, khususnya dalam bidang politik. Oleh karena itu, kami mengajak Bawaslu Kabupaten Karangasem untuk bersinergi," ungkap Wayan Pasek.
Merespons undangan dan inisiatif tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Karangasem, I Nengah Putu Suardika, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada jajaran DPK Peradah, Kelian Desa Adat, serta seluruh pemuda-pemudi Desa Adat Linggawana yang hadir.
Suardika memanfaatkan momentum pembinaan yowana tersebut untuk memberikan edukasi dan menyosialisasikan sejumlah isu krusial kepemiluan yang membutuhkan peran aktif generasi muda.
"Kami sangat berterima kasih atas ruang sinergi yang luar biasa ini. Kepada para pemuda-pemudi desa, kami titip pesan bahwa peran yowana sangat penting dalam pengawasan partisipatif. Mari kita bersama-sama menolak dan mewaspadai bahaya politik uang, mencegah penyebaran hoaks atau berita bohong, serta yang paling mendasar, memastikan diri dan keluarga tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)," tegas Suardika di hadapan para yowana.
Sinergi lintas lembaga ini mendapat respons positif dari tokoh masyarakat setempat. Kelian Desa Adat Linggawana, I Nyoman Anta, menyatakan apresiasinya atas kepedulian Peradah dan Bawaslu terhadap desa dan generasi muda mereka.
"Kami menyambut baik kegiatan ini dan mewakili krama desa, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bawaslu dan Peradah yang sudah menyempatkan waktu turun langsung ke desa kami. Terima kasih atas bantuan bibit pohon upakara yang diberikan, serta bimbingan yang sangat bermanfaat bagi pemuda dan pemudi Desa Adat Linggawana untuk masa depan mereka," ujar Nyoman Anta.
Kegiatan ini juga dihadiri Anggota Bawaslu Kabupaten Karangasem, Diana Devi, I Gede Ari Ardana Putra dan I Kadek Arianta Putra serta Staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Karangasem.