Bawaslu Karangasem Gelar Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan serta Pengawas Pemilu Karangasem
|
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karangasem melaksanakan kegiatan Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan serta Pengawas Pemilu pada Selasa, 26 hingga Rabu, 27 Agustus 2025. Acara ini diikuti oleh mitra strategis serta staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Karangasem.
Pada pembukaan kegiatan, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Provinsi Bali, Ketut Ariyani mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan partisipatif. “Masyarakat yang memiliki hak pilih diharapkan ikut serta dalam pengawasan, misalnya melalui keterlibatan dalam data pemilih berkelanjutan,” ujarnya.
Ariyani juga memberikan apresiasi kepada para peserta, yang sebagian besar berasal dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). "Saya berterima kasih karena bapak/ibu menjunjung tinggi profesionalitas kerja. Ini terbukti dari nihilnyapelanggaran netralitas ASN di Kabupaten Karangasem pada Pemilu maupun Pilkada2024".
Menurut Ariyani, meskipun terdapat PSU di Kecamatan Sidemen pada Pilkada 2024 lalu, hal ini menjadi pembelajaran bersama bagi penyelenggara pemilu ke depan.
Sebagai penutup,Srikandi asli Buleleng tersebut menyampaikan ajakan kepada peserta yang hadir untuk ikut berperan sebagai pengawas partisipatif . “Kami mengajak masyarakat yang memiliki hak pilih untuk aktif melakukan pengawasan, salah satunya terkait data pemilih berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Karangasem, I Nengah Putu Suardika, dalam sambutannya menekankan pentingnya dukungan mitra strategis untuk menjawab tantangan pengawasan pemilu. “Pengawasan pemilu tidak bisa berjalan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi dengan seluruh pihak. Oleh karena itu, kami mengajak agar semua tetap menjaga netralitas dan profesionalitas dalam pengawasan,” ungkapnya.
Adapun narasumber dalam kegiatan ini meliputi perwakilan dari Komisi II DPR, Tenaga Ahli Komisi II DPR, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem. Kehadiran para pembicara tersebut diharapkan dapat memperkuat wawasan dan kapasitas pengawas pemilu di tingkat daerah.